Arab Saudi tidak hanya menjadi negara eksport minyak tanah terbesar di dunia tapi negara tersebut akan mendedikasikan diri sebagai pusat penyedia tenaga matahari.

“Bagi sebuah negara seperti Arab Saudi, salah satu energi yang paling penting untuk dikembangkan adalah energi matahari,” ujar Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali al-Nuaimi, seperti dikutip dari AFP, Senin (3/3/2008).

Ia pun menambahkan bahwa saat ini Arab Saudi sedang mengadakan penelitian mengenai kemungkinan negara Islam tersebut sebagai pusat penyedia tenaga matahari. Bahkan Nuaimi menargetkan bahwa Arab Saudi akan menjadi negara eksport tenaga solar terbesar pada 30 hingga 50 tahun mendatang.

“Jika kami bisa menjadi negara pengekspor minyak terbesar maka kami juga harus mampu menjadi pengekspor energi lainnya,” ujar Nuaimi.

Saat ini Arab Saudi telah memproduksi lebih dari 10 juta barel minyak mentah setiap harinya. �

Nuaimi juga menyatakan bahwa Arab Saudi berencana untuk berinvestasi di program pembuatan dan penyimpanan karbon untuk mengembangkan sebuah teknologi yang memungkinkan ekstraksi karbon dioksida dari atmosfir dan menyimpannya di dalam tanah. Nuaimi mengklaim sudah banyak negara yang mau bekerja sama dengan Arab Saudi.

Bahkan pada pertemuan di Riyadh pada November lalu, para anggota Gulf OPEC berhasil mengumpulkan sekira USD750 juta untuk mengembangkan sebuah teknologi yang dapat menghalau global warming dengan menekankan teknologi tersebut pada penataan dan penyimpanan karbon.

Sumber : techno.okezone.com