Mengoptimalkan produksi minyak
Minyak dapat dijadikan sebagai alat untuk menentukan kebijakan negara lain (pengkonsumsi minyak) di dunia untuk tergantung kepada Arab Saudi. Dengan begitu, maka negara-negara tersebut akan “terikat secara politik-ekonomi” terhadap Arab Saudi yang akan menuruti aturan main Arab Saudi dalam interaksi internasionalnya.

Menjalankan hukum Islam secara konsisten (menjadikan Islam sebagai ideologi tandingan)

Membangun kerjasama dengan negara-negara Islam lainnya.
Arab Saudi bersama negara Islam lainnya membentuk kekuatan yang sangat potensial. Banyak negara Islam yang memiliki Sumber Daya Alam yang sangat melimpah, dibarengi dengan Sumber Daya Manusia yang berkualitas, maka Islam akan menjadi satu kekuatan besar.

Berinvestasi di program pembuatan dan penyimpanan karbon (menjadi pusat penyedia energi terbesar).
Arab Saudi melalui depertemen perminyakan menargetkan menjadi negara pengeksekspor tenaga solar terbesar pada 30 hingga 50 tahun mendatang. Arab Saudi berinvestasi di program pembuatan dan penyimpanan karbon untuk mengembangkan sebuah teknologi yang memungkinkan ekstraksi karbon dioksida dari atmosfir dan menyimpannya di dalam tanah.

Memperkuat pertahanan militernya.
Selain mempunyai kekuatan ekonomi, sebuah negara adidaya juga harus memiliki pertahanan yang kuat.