Arab Saudi memiliki potensi untuk menjadi negara Adidaya. Potensi-potensi tersebut adalah dari segi kekayaan alamnya yang melimpah (terutama minyak bumi) yang mendukung perekonomian, negara Islam sebagai identitas, serta sebagai pusat penyedia energi. Berikut penjelasan mengenai potensi-potensi yang dimiliki oleh Arab Saudi yang bisa menjadi modal bagi Arab Saudi untuk membangun negaranya menjadi tangguh dan memiliki posisi yang kuat di dunia internasional.

Potensi Arab Saudi menjadi negara Adidaya

Arab Saudi memiliki cadangan minyak bumi yang melimpah
Cadangan minyak yang besar yang dimiliki Arab Saudi merupakan salah satu potensi yang bisa menjadikan Arab Saudi menjadi negara Adidaya. Arab Saudi menjadi salah satu negara pengekspor minyak terbesar. Arab Saudi telah memproduksi lebih dari 10 juta barel minyak mentah setiap harinya. Cadangan minyak ini akan menyokong perekonomian Arab Saudi, karena dunia sangat membutuhkan minyak. Dengan kekuatan ini Arab Saudi juga bisa mengendalikan negara yang membutuhkan Arab Saudi dalam pemenuhan konsumsi minyaknya dalam negerinya. Arab Saudi akan meningkatkan produksi minyak mentah pada Juni 2008. Peningkatan produksi itu untuk merespon permintaan pasokan dunia yang cenderung meningkat. Kenaikan produksi itu ditujukan untuk memenuhi permintaan dari 50 konsumen di belahan dunia. Ini berarti banyak negara yang masih menggantungkan konsumsi minyak pada Arab Saudi.

Arab Saudi merupakan Negara Agama yang menerapkan syariat Islam

Menurut Samuel Huntington, negara yang berpotensi menjadi Balance of Power secara perekonomian adalah China karena China sedang membangun perekonomiannya untuk menjadi raksasa baru dalam perekonomian Internasional. Sedangkan secara ideologi Islam berpotensi menjadi lawan dari Amerika Serikat. Arab Saudi merupakan negara agama yang menerapkan Syariat Islam. Apabila Arab Saudi dapat menjalankan hukum Islam secara konsisten dan membangun kerjasama dengan negara-negara Islam lainnya, maka Arab Saudi bersama negara Islam lainnya bisa membentuk kekuatan yang sangat potensial. Banyak negara Islam yang memiliki Sumber Daya Alam yang sangat melimpah. Apabila dibarengi dengan Sumber Daya Manusia, maka Islam akan menjadi satu kekuatan yang bisa menandingi Amerika Serikat sebagai negara Adidaya.

Arab Saudi akan menjadi pusat penyedia energi
Bagi sebuah negara seperti Arab Saudi, salah satu energi yang paling penting untuk dikembangkan adalah energi matahari. Saat ini Arab Saudi sedang mengadakan penelitian mengenai kemungkinan negara Islam tersebut sebagai pusat penyedia tenaga matahari. Menteri Perminyakan Arab Saudi Ali Nuaimi menargetkan bahwa Arab Saudi akan menjadi negara eksport tenaga solar terbesar pada 30 hingga 50 tahun mendatang. Arab Saudi berencana untuk berinvestasi di program pembuatan dan penyimpanan karbon untuk mengembangkan sebuah teknologi yang memungkinkan ekstraksi karbon dioksida dari atmosfir dan menyimpannya di dalam tanah. Nuaimi mengklaim sudah banyak negara yang mau bekerja sama dengan Arab Saudi.Bahkan pada pertemuan di Riyadh pada November lalu, para anggota Gulf OPEC berhasil mengumpulkan sekira USD750 juta untuk mengembangkan sebuah teknologi yang dapat menghalau global warming dengan menekankan teknologi tersebut pada penataan dan penyimpanan karbon.

Potensi Pariwisata Padang Pasir
Padang Pasir merupakan daerah gersang, namun pemerintah Arab saudi dapat menjadikannya suatu potensi pariwisata. Selain itu juga hal ini bisa menjadikan identitas bangsa Arab Saudi dimana negara yang akan bertahan di era globalisasi dan menjadi negara maju (adidaya) maka harus mempunyai identitas bangsa.

Kekuatan Militer
Jumlah Angkatan Perang: 13.066.921 personil
Alusista Utama: Sistem Pertahanan Missil (Sistem anti-tank)
Kekuatan pembelian sistem pertahanan : $572.200.000.000
Pasukan Tenaga Kerja: 6.488.000
Penyesuaian Personil untuk pelayanan Militer : 11,252,056
Sistem Pertahanan Misil (sistem anti-tank dan SAM berat): 3.050 unit (urutan ke 10 di dunia
Pesawat Udara : 725
Armored Vehicles: 5325
Pasukan bermeriam (Artileri): 508
Senjata Missile Defense : 3050
Senjata pasukan Infantry : 3050
Kekuatan Perdagangan Laut: 29 unit
Kapal Laut: 59 unit
Inventaris kapal angkatan Udara : 29 unit (urutan ke 32 di dunia)